Tampilkan postingan dengan label PCOs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PCOs. Tampilkan semua postingan

08 Maret 2015

Dory Goreng Oat

Dory goreng oat
Saya membuat Dory Goreng Oat akibat dari rasa kangen yang luar biasa dengan ayam goreng krispinya pak kolonel. Berhubung saya sudah anti dengan tepung terigu, saya pun menggunakan oat sebagai ganti tepung untuk mendapatkan rasa krispi. Bagi yang tidak mengkonsumsi goreng-gorengan, saya sarankan agar menghindari resep ini. Ini hanyalah sekedar 'tombo iler' buat saya. Alhamdulillah cukup untuk mengenang rasa krispi dan tidak kecanduan.

Bahan :
200 gram ikan dory (fillet)
1 butir putih telur ayam kampung
5 sdm oat
1 sdt garam laut
1/2 sdt merica bubuk
2 buah cabe rawit (cincang halus, opsional)
2 butir bawang putih (cincang halus)
2 sdm minyak canola

03 Maret 2015

Sop Rolade Ikan


Sop rolade ikan
Bahan :
Rolade ikan (leftovers, sisa)
Wortel (iris)
Buncis (potong)
Kol (iris)
Brokoli (potong)
Tomat (potong)
3 buah cabai rawit merah (iris, opsional)
1 buah bawang bombai (iris)
3 butir bawang merah (iris)
1 tangkai daun bawang (iris)
1 tangkai seledri (iris halus)
1 sdt garam laut
1/2 sdt merica bubuk
500 ml air

02 Maret 2015

Rolade Kukus Ikan

Rolade Ikan Kukus
Bahan :
300 gram ikan (fillet)
1 butir telur ayam kampung
5 siung bawang putih (cincang halus)
1 butir bawang bombai (cincang halus)
5 buah cabai rawit merah (iris, opsional)
1 lembar daun bawang (iris)
2 tangkai seledri (iris)
1 sdm air jeruk lemon
1 buah wortel (potong memanjang menjadi 4 bagian)
4 lembar buncis
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm minyak canola (untuk menggoreng telur dadar)

25 Februari 2015

Sambal matah

Sambal matah
Bahan :
7 buah cabai rawit merah (iris), atau sesuai selera
5 butir bawang merah (iris)
1/2 sdt garam laut
1 sdm air jeruk lemon
2 sdm olive oil

24 Februari 2015

Sate Lilit Kukus

Sate lilit kukus dihidangkan bersama sambal matah
Bahan :
300 gr daging ayam kampung/ikan giling
1 sdt garam
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai rawit merah (opsional)
1 ruas kencur
1 ruas jahe
1 ruas lengkuas
1 ruas kunyit
3 butir kemiri
1/2 sdt merica butiran
1/2 sdt ketumbar
1 batang serai, ambil bagian putihnya
beberapa batang serai untuk tangkai sate

20 Februari 2015

Gelang paracord untuk pejuang kanker payudara dan PCOs

Celtic button and hope charm with slidding knot
Dikenalkan tali paracord oleh suami saya. Awalnya tidak tertarik sama tali ini, apalagi belajar bikin simpul-simpul dan menjadikannya gelang. Dan lihat warna-warna tali yang dimiliki suami yang serba macho dan army look. Saat tanya mbah Google tentang kegunaan tali ini dan bisa dibentuk sebagai gelang serta warna-warnanya yang beragam, membuat ide-ide bermunculan dibenak saya, salah satunya adalah membuat gelang yang sangat simple dan adjustable ini.

15 Februari 2015

Overnight Oat

Overnight Oat
Bahan :
3 sdm Oat (lebih bagus jika Raw Oat)
150 ml Susu almond
1 sdm Kacang almond (iris)
1 sdt Kayu manis (bubuk)
Buah-buahan sesuai selera (potongan)*

13 Februari 2015

Salad Dressing : Spicy Onion Olive Oil

Salad Dressing
Bahan :
3 sdm Olive oil
1 sdm Air jeruk lemon
3 siung Bawang merah (iris)
3 buah Cabe rawit merah (iris)
1/2 sdt Garam laut
1/2 sdt Merica bubuk
1/2 sdt Oregano

03 Februari 2015

Surat untuk teman-teman PCOs

Saya mengikuti grup PCOs Fighter, dan sering melihat tulisan teman-teman yang sedang galau dalam menanti buah hati. I was there before.. dan saya dapat merasakan apa yang mereka hadapi saat ini. Saya pun menulis sedikit kisah saya, yang mungkin dapat membangkitkan semangat mereka sekaligus mensyukuri nikmat dari Allah, bahwa mereka masih jauh lebih beruntung dari pada teman-teman lainnya, termasuk saya. Mudah-mudah tulisan ini juga dapat menginspirasi teman-teman lain di luar grup tersebut.
Assalamualaikum wr wb. Selamat pagi teman2 PCOs Fighter. Perkenalkan nama sy Fine. Sy sdh lama join grup ini tp mmg jarang posting. Sy sdh hampir 8 thn menikah dan sampai saat ini blm dikaruniai keturunan oleh Allah SWT. Sama seperti teman2 semua, sy PCOs Fighter dan skrg naik level menjadi Cancer Warrior. Ya, akhir tahun lalu sy didiagnosa kanker PD stadium 2 suspek ganas. I was shocked! Ditambah lagi kata dokter sy hrs melalui treatment kemo dan tidak boleh hamil selama 5 thn ke depan. My heart was crushed!! I cried for several days. Seminggu tdk msk ktr utk menata hati dan membangkitkan semangat lg.
Alhamdulillah setelah mengadu dan berserah diri pada Allah serta dukungan yang luar biasa dari suami, akhirnya sy bisa bangkit dan menerima kenyataan ini. Saya mulai melihat PCOs dan Kanker dr sisi positif. Allah tidak akan memberikan musibah yg tdk dpt ditanggung oleh manusia. Sungguh Allah telah memilih sy menjadi seorg PCOs Fighter dan Cancer Warrior, dg kata lain menurutNya sy mampu mengahadapinya. Tersanjungnya saya ini.. kalau Allah yakin sy mampu, maka sy hrs meyakinkan diri sendiri bahwa sy sanggup melalui ini semua. Yes, I can!

02 Februari 2015

Pola makan selama 3 minggu terakhir

Sudah tiga minggu saya mengatur makan sehari-hari dengan diet alkali. Walaupun belum tau apakah mengecilkan aktifitas sel kanker saya atau tidak (saya belum cek lagi ke C-care). Kurang lebih begini lah menu makan saya setiap harinya :

1. Sarapan
Saya selalu sarapan buah. Buahnya yang mudah didapatkan di Indonesia saja. Anykind of fruit, asal yang tidak bersifat asam. Contoh buah bersifat asam, bisa dilihat di sini.
Sarapan

29 Januari 2015

Perbandingan pH pada air alkali

Saya sudah mengkonsumsi beberapa jenis air minum alkali yang dijual dalam kemasan di pasaran maupun air minum biasa yang disaring dengan teko khusus untuk menjadi air minum alkali. Saya ukur masing-masing air yang "katanya" alkali tersebut menggunakan pH meter dan hasilnya sebagai berikut :

Milagros
1. Milagros
Sejak ibu mertua didiagnosa Tumor Otak pada bulan Agustus 2014, ibu mertua selalu mengkonsumsi Milagros satu botol per hari. Harganya cukup mahal untuk ukuran kami, yaitu Rp.350.000 per dus (1 dus = 12 botol). Sistem penjualannya seperti MLM dan dengan membeli satu dus Milagros dan menyerahkan data-data ke upline, maka kita juga otomatis tergabung sebagai member. Saya sendiri kurang paham bagaimana sistemnya, tapi yang jelas setiap saya membeli satu dus, ada kiriman cashback ke rekening bank saya yang terdaftar di anggota Milagros sebesar Rp. 45.000 (untuk pembelian per dus). Alhamdulillah.. Ketika air Milagros kami ukur menggunakan pH meter, hasilnya adalah pH = 9.5. Dan katanya, air Milagros tidak dihasilkan melalui mesin, melainkan langsung dari mata air dari pegunungan di Sukabumi. Tapi pernyataan itu tidak saya temukan di laman Milagros. CMIIW.

23 Januari 2015

Cara mengukur pH tubuh

Cara mengetahui apakah pH tubuh kita sudah alkali atau belum adalah dengan mengukur kadar pH urin pertama pagi hari dengan menggunakan pH meter. pH meter bisa dibeli secara daring (online) dan bisa juga dibeli di apotik, toko alat kesehatan atau di pasar pramuka, dengan harga sekitar Rp.130.000 - Rp.200.000, tergantung toko dan kepandaian kita menawar :) Alat tersebut dicelupkan ke dalam urin yang telah ditampung sampai pada kedalaman yang telah ditentukan selama beberapa detik. Nilai pH akan tampil pada layar kecil di alat tersebut. Alat ini sangat praktis dan mudah digunakan. Hanya perlu dibilas untuk membersihkannya.

pH meter yang saya miliki

20 Januari 2015

Cara mencuci buah dan sayuran non organik

Ketika saya memutuskan untuk diet alkali dan memakan buah dan sayur mentah (rawfood), tentu saya bertanya-tanya, bagaimana agar buah dan sayur non organik dapat dikonsumsi dengan aman, mengingat buah dan sayur yang dicuci menggunakan air biasa tidak akan menghilangkan bahan kimia yang menempel (lilin, pestisida, dsb). Jika tidak dibersihkan tentu akan menambah penyakit baru atau memperparah kanker payudara saya. Sementara apabila saya mengkonsumsi buah dan sayuran organik yang harganya fantastis, tentu biaya yang dikeluarkan sungguh berat bagi kami.

Namun alhamdulillah pertanyaan saya di atas terjawab sudah, dan sekali lagi dibuktikan kebesaran Allah bahwa kemudahan bisa datang dengan banyak cara, yaitu :

17 Januari 2015

Makanan dan minuman beralkali

Assalamualaikum wr wb.
Melanjuti tulisan sebelumnya tentang diet alkali, saya akah share mengenai makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi untuk mendukung diet alkali, terutama bagi penderita kanker seperti saya. Ternyata tidak semua sayur dan buah bersifat alkali dan dapat dikonsumsi oleh pendertia kanker, sehingga saya harus belajar mengenai sifat asam/basa yang terkandung dalam buah dan sayur tersebut. Jangan sampai, sudah makan banyak buah/sayur tertentu (dan mungkin saja mahal harganya), tetapi tidak memberikan manfaat atau malah menyuburkan sel-sel kanker yang hidup di tubuh saya. Di bawah ini adalah tabel asam/basa dilihat dari jenis makanan.

Kategori makanan asam-alkali

15 Januari 2015

Diet Alkali

Diet alkali dipercaya tidak hanya dapat menurunkan berat badan, tetapi juga dapat melawan radang sendi, diabetes tipe 2 dan kanker. Victoria Beckham bilang Diet Alkali ini sangat efektif mengatasi PCOs-nya. Selain itu banyak teman-teman seperjuangan, sesama penderita kanker di Lavender Ribbon Grup, yang telah menjalankan diet alkali ini dan banyak yang berhasil mengurangi aktifitas sel kanker atau bahkan sembuh total. Teorinya adalah sel kanker akan tumbuh subur dan cepat seperti halnya jamur, ketika berada di lingkungan asam (pH tubuh di bawah 7), sebaliknya ketika pH tubuh di atas 7 (basa) maka sel kanker tidak dapat beradaptasi sehingga menghambat pertumbuhan sel kanker atau bahkan sel tersebut mati.

Tingkat pH

Sebelum bahasan lebih lanjut, saya ingin menjelaskan sedikit mengenai pH. Pelajaran kimia waktu SMP dulu. Jadi, pH itu adalah istilah yang digunakan untuk mengukur tingkat asam (acid) atau basa (alkaline). pH = 0 berarti sangat asam, pH = 7 adalah netral dan pH = 14 berarti sangat basa. Tubuh kita memiliki pH beraneka ragam. pH darah normalnya bersifat basa, berada diantara pH 7.35-7.45. Sementara perut kita (lambung) sifatnya sangat asam, sekitar 3.5 ke bawah, agar dapat mencerna makanan yang kita makan. Dan tingkat pH pada urin berubah-ubah tergantung dari asupan yang masuk ke dalam tubuh. Oleh karena itu, penderita kanker sebaiknya makan makanan yang bersifat basa, sehingga pH tubuh menjadi basa (alkali) juga, supaya sel kanker tidak betah bermukim di tubuh kita.

13 Januari 2015

Temporary Home (by Carrie Underwood)




At the end of the day, the only questions I will ask myself are:
  • Did I pray enough?
  • Did I give enough?
  • Did I love enough?
  • Did I laugh enough?
  • Did I make a difference?

02 Januari 2015

Whatever Allaah does... it is for our best!

by: Asma binti Shameem
When my daughter was 2 years old, she loved to play with the water in the commode. Yes, thats right….the commode.

Yuck!! That’s nasty ! You would say.
But to her, that was the delight of the day! Splish…splash! To her there was nothing like it! And so when I would prevent her from it, she would scream and cry and wouldnt want to stop. She didnt understand how harmful that was for her. In her little mind, I took away something that she really enjoyed.

And when I would take her to the doctor to have her immunization shots, she didn’t understand either. She would howl at the top of her lungs at the first sight of the needle and would run the other way. It would take two of us just to hold her down! To her, frankly, it was plain torture! Her innocent little mind simply could not evenbegin to understand how, on earth, could being tortured by a needle, be good for you?!! She didn’t realize that this ‘needle’ will Insha Allaah protect her from certain illnesses and harm that is much more severe than the prick of this little needle.

So what’s the point here ?

01 Januari 2015

Siapa dan mengapa menulis?

Assalamu 'alaikum wr wb.

Saya adalah seorang perempuan biasa yang punya cita-cita sama seperti kebanyakan perempuan lain; menikah dengan pria pilihan Allah, memiliki keturunan yang soleh dan solehah, dan membangun keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah. Namun, setiap keinginan yang saya harapkan tentu melibatkan campur tangan dan ridho Allah. Allah menugaskan kita semua untuk berdoa dan berikhtiar, keputusan akhir serahkan padaNya dan yakin itu adalah yang terbaik bagi kita.

Sejak menikah di 2007, saya dan suami belum dianugrahi keturunan. Salah satu sebabnya adalah saya dinyatakan menderita PCOs (Polycystic Ovary Syndrome). Berbagai fase perjuangan untuk memperoleh mimpi menjadi seorang ibu telah saya (dan suami) lalui. Dari berobat ke dokter, alternatif, sampai akhirnya terbuka kemungkinan untuk adopsi atau mengasuh anak kerabat kami. Namun rupanya Allah belum meridhoi harapan kami. Semua berakhir dengan penolakan yang menimbulkan rasa perih dan hancurnya hati kami, terutama saya. Saya ingat, kami berdua pernah menangis bersama di dalam mobil di parkiran Masjid Sunda Kelapa karena harapan kami berdua sirna.